[Resensi Novel Romance] Restart by Nina Ardianti + Giveaway

Semangat untuk move on...

"Semua orang pernah patah hati. All you have to do is move on."

Aku selalu mengira tak akan bisa hidup tanpa cintanya. Aku lupa, semua luka perlahan-lahan akan sembuh juga. Biarkan saja waktu yang menjadi obatnya.

Saat itu akan tiba, ketika aku benar-benar menerima kenyataan bahwa kini tak ada lagi 'kita'. Sekarang hanya aku, minus dirinya. Dia pergi terlalu lama dan aku terlalu bodoh terus-terusan memikirkan dirinya. Aku bisa hidup tanpa kenangan dan senyumannya. Kalau sebelum mengenal dia saja aku bisa bahagia, apa bedanya bahagia setelah tanpa dirinya?

Aku pasti akan jatuh cinta lagi. Suatu hari nanti... dan dengan yang lebih baik dari dirinya.

Judul: Restart
Pengarang: Nina Ardianti
Editor: Prisca Primasari
Proofreader: Christian Simamora
Penata letak: Gita Ramayudha
Pewajah sampul: Dwi Anissa Anindhika
Tebal: 446 hlm
Harga: Rp55.000
Rilis: April 2013 (cetakan ke-1)
ISBN: 978-979-780-631-6

Happy itu sederhana. Buat saya, ‘senang’ adalah ketika membaca sebuah buku saya bisa sekaligus berkenalan dengan pengarangnya. Karena dengan begitu, apabila ada satu atau dua yang mengganjal di hati ketika membaca karyanya, saya bisa ‘langsung’ mengonfirmasikannya kepada sang pengarang. Saya bersyukur, memiliki kesempatan berkenalan dan bertemu serta mengobrol dengan mbak Nina Ardianti. Maka, ketika mbak Nina mengabarkan bahwa ada novel barunya yang akan terbit saya sangat bersemangat menantikannya. Bahkan, sebelum tanggal rilisnya saya sudah rajin menyambangi beberapa toko buku, siapa tahu bukunya sudah terbit dan langsung bisa dicomot.

Restart dalam pemahaman saya merupakan salah satu pilihan menu booting pada perangkat elektronik (komputer, laptop, handphone, dsb) yang digunakan untuk mengulang proses dari awal atau mematikan dan langsung menghidupkan kembali perangkat elektronik tersebut. Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat atas pemilihan judul yang amat-sangat-tepat dengan tema move on yang diusung novel karya terbaru dari mbak Nina ini. Judul yang sempurna untuk merangkum keseluruhan isi novel.

Excitement saya yang lain saat mulai membaca Restart adalah adanya keterkaitan novel ini dengan novelette mbak Nina di GagasDuet Fly to the Sky yang ditulis bareng Moemoe Rizal. Saya demikian sukanya sama buku itu, sampai benar-benar luar biasa bahagia ketika menemukan nama Edyta di dalam novel ini. Tokoh Syiana sendiri baru saya ngeh juga nongol di Fly to the Sky ketika saya menghubung-hubungkan setting dengan yang ada di novel GagasDuet itu. Benar saja, ini memang Syiana yang jadi teman curhat Edyta itu. Wahhhh, senangnya.


Sebenarnya, saya ingin menjadi seseorang yang selalu bisa mengosongkan memori otak ketika memulai membaca sebuah buku dan menganggap buku yang dibaca itu adalah buku pertama. Namun, saya tidak bisa. Selalu saja, terbit kelebatan sepotong ingatan jika di saat membaca cerita di buku itu justru mengingatkan saya pada cerita di buku yang lain atau malah cerita dalam film. Dan, sulit bagi saya untuk membendung diri agar tidak membanding-bandingkannya.

Maka, ketika saya mulai terhanyut oleh novel ini, saya tak dapat menghindarkan diri untuk membayangkan bahwa novel ini merupakan campuran novel khas aliaZalea dan Ika Natassa. Khususnya novel Celebrity Wedding (CW) dan A Very Yuppy Wedding (AVYW). Sederhana saja alasannya sih, karena kebetulan tokoh Syiana di sini berprofesi sebagai bankir (AVYW) dan Fedrian adalah seorang rock star (CW).  Dari segi cerita? Jelas, kesemuanya berbeda. Hanya kebetulan mirip di latar belakang tokohnya saja kok, serta temanya yang romance, sehingga rajutan kisahnya saya rasa memiliki geletar yang sama. Oiya, buat yang belum baca AVYW, jika punya waktu luang dan belum punya bahan bacaan, silakan dicoba-baca ya, that’s one of my favorite books.

Well, Restart ditulis dengan gaya khas mbak Nina yang lincah, segar, chic, dan bernuansa metropolis dengan setting waktu dan lokasi yang gampang banget membuat saya melebur di dalamnya. Apalagi, kebetulan setting lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal dan kantor saya, sehingga saya benar-benar merasa seperti seorang tetangga yang diajak ngobrol oleh tokoh-tokohnya di sini. Kebetulan yang menguntungkan, karena saya dapat secara langsung membayangkan bagaimana berkeringatnya makan soto ambengan di kawasan Tulodong itu, hahaha.

foto pre-wedding Onci (gitaris Ungu) dan Endhita (aktris) ini cocok gak ya jadi Syiana-Fedrian? Well, Onci kependekan sih, tinggian Endhitanya, hihihi. gambar dari sini: www.kasakusuk.com
Dari segi plot, check. Subplot, check. Karakter, check. Diksi, double check (suka banget diksinya). Nah, apa lagi coba? Udah check semua sih buat saya. Nggak ada yang perlu di-complaint. Saya sudah dibuat jatuh cinta sejak awal membacanya. Mau bagaimana lagi? Oh, soal konfliknya, juga check. Meskipun, hmmm, ini typically masalah cewek ya? Suka insecure gitu jika memiliki pasangan yang diketahui mantan-mantannya, menurut cewek ini, lebih cantik dan lebih oke dibanding dia? Terus karena alasan itu merasa tak pantas untuk si cowok dan menjauh darinya? Oh, dem, enggak. Lupa, saya pun sering merasa insecure, ding. Dan, saya cowok. #kunyah.linggis

Tema yang diangkat, yes, ini sangat tepat banget di saat-saat sekarang. Well, mungkin memang lebih pas timing-nya tahun lalu sih. Pas booming-booming-nya istilah galau. Sekarang kan kalau galau dikit ada yang komentar, “Udah 2013 woyyy masih galau aja.” Tapi, Restart juga pas timing-nya saat ini karena sudah nggak boleh galau lagi di tahun ini, Restart bisa jadi “buku contoh” buat siapa saja yang sedang patah hati untuk segera bangkit dan move on. Seperti kata Edyta, “Semua orang pernah patah hati. All you have to do is move on.” #jleb

gambar dari sini: thelovewhisperer.tumblr.com
Membaca Restart menjadi salah satu pengalaman membaca yang menyenangkan. Ada beberapa bagiannya yang membuat saya tertawa cekakakan. Ada juga yang menyemai keharuan. Sedih? Ada juga. Dan, yang saya suka, dialog dan narasinya pas, sehingga saya merasai kenyamanan ketika membacanya. Dan, terpenting, untuk yang tidak terlalu menyukai kontak fisik berlebihan, Restart juga tampil dengan nuansa romance yang manis dalam porsi yang cukup.

Sebagaimana banyak tweemans pembaca lain yang sudah membaca novel ini, saya pun ketagihan. Hayoooo, mbak Nina musti tanggung jawab. Hahaha. Saya pengin banget ada novel lain yang bisa jadi spin off buat beberapa karakter di novel ini. Mereka sangat berpotensi untuk memiliki kisah yang oke untuk dinovelin. Ilham contohnya (meski ternyata sudah dinovelin ya, hehehehe...musti segera nyari Simple Lie nih....sepertinya saya pernah beli tapi lupa naruhnya #toyor). Aulia dan Ihsan juga bisa. Yang cewek siapa, ya? hmm...hmmm...jarang banget sih selain Edyta, tokoh cewek di sini. Banyakan cowoknya ;( Masak Bu Sandra mau dinovelin sendiri, mbak Nina? Kalau klan Arsjad sih, ehem, sudah diniatkan ya, Mbak Nina, jadi nggak perlu saya sebutkan. Pasti ada novel untuk mereka. Hohoho...can’t wait. #eh

Well, complain terbesar justru di tampilan/cetakannya. Typo? Boleh ya saya protes lagi. Plissss, donk Gagas, kan sudah pakai proofreader, masak sih typo-nya masih kayak banjir Jakarta gini? Mbak Nina sampai kaget waktu saya minta tanda tangan novel dan melihat bukunya saya tempeli penanda typo (post-it transparan) yang cukup banyak. Sini deh saya bantuin ngecekin typo kalau mau. #SONGONG.BANGET.GUENYAHHH.

Oke, saya nggak akan bikin daftarnya di sini tapi saya hanya ingin mengomentari beberapa saja. Apakah ini gaya selingkung di GagasMedia, tapi untuk frustrated itu bahasa Indonesianya frustrasi kan, bukan frustasi? Masih ada beberapa penggunaan di untuk kata kerja dan di untuk kata depan yang salah (fatal sih ya, kalau yang ini). Penggunaan kata “mengacuhkan” yang kurang tepat. Acuh bermakna peduli. Jadi, jika kalimatnya berkonteks negatif (tidak peduli) harusnya ditulis, “tidak mengacuhkan” bukan “mengacuhkan”, contoh:
“Kamu parkir di mana?” Fedrian mengacuhkan pertanyaanku.
“Kamu nggak bawa mobil?” Aku mengulangi pertanyaanku.
Nah, dari konteks kalimat itu, disimpulkan bahwa Fedrian tidak menggubris/memedulikan pertanyaan Syiana sehingga dia harus bertanya ulang, kan? Maka, seharusnya kata “mengacuhkan” ditambahkan kata “tidak” di depannya. Hmm, untuk beberapa hal kesan saya hampir mirip dengan Halida Hanun. Jadi, saya tak perlu menulis ulang ya, silakan cek reviu Halida tentang novel Restart ini di sini.

Baiklah. Secara keseluruhan, saya jatuh cinta pada novel ini. Maka, sekarang selain Winna Efendi, Christian Simamora, Nilam Suri, dan Riri Sardjono, Nina Ardianti adalah novelis Gagas Media yang saya sukai. Jadi, apa pun (asal fiksi) yang ditulis sama mbak Nina, insyaAlloh saya pasti beli dan baca. Apalagi kalau terus menulis bitch-lit semacam Restart ini ya, mbak? Apa itu bitch-lit? Silakan tanya langsung ke mbak Nina-nya yaaa....:)

My rating: 4,5 out of 5.
(ga genep 5 karena yang 0,5 gegara typo-nya yang bejibun, huhuhuhu.)


Okay, giveaway timeeee....
1.       Giveaway diadakan di blog ini.
2.       Tweet tentang giveaway ini, minimal satu kali dengan format: Guys, ada giveaway keren berhadiah novel #Restart di http://metropop-lover.blogspot.com @ninaardianti @fiksimetropop
3.       Silakan jawab pertanyaan ini di kolom komentar, “Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, nah buat kamu, kesalahan apa yang diperbuat oleh pasanganmu yang rasa-rasanya sulit kamu maafkan. Mengapa?
4.       Tinggalkan identitas kamu di akhir komentar, boleh alamat email, dan lebih baik jika akun twitter yang mudah di-mention.
5.       Periode giveaway: 28 – 29 Mei 2013, dan pemenang diumumkan tanggal 30 Mei 2013.

Good luck and keep reading, tweemans.


60 comments

Agustina Swastika May 28, 2013 at 8:41 AM

Ikutan ya Mas Ijul :)

>Mengulang kesalahan yg sama berkali-kali, contohnya ga on time pas ketemuan. Dia janji jam berapa, jemputnya jam berapa. Dan itu ga cuma sekali, slalu aja ada alesannya, macet kek, motor mogok, dll. Nah, pas udah telat gitu dia cuma bisa senyum, pasang wajah memelas dan bilang 'maaf ya'. Padahal hal yang paling membosankan itu adalah menunggu. Rasanya tu kayak dia ga menghargai kita. Dongkol banget :|

*hehe malah curcol nih critanya xD

@SwastikaTina

ryanfile May 28, 2013 at 8:56 AM

Wah...
baru semalam ke Gramedia dan melihat buku ini. Dah dipegang, kemudian saya taruh kembali. baca review ini malah nyesel gak jadi beli. bulan depan aja deh... :D

ratipramita May 28, 2013 at 9:04 AM

Hai salam kenal...
Ini ceritaku..
Dia mantan pasanganku, bukan pasangan yg sekarang.
Dia pernah ngelawan atau bila dibilang ignore larangan mamanya buat deketin aku.
Aku sebenernya gk tau harus senang atau nggak tapi rasanya ada yg salah.
Kalo dia ngelawan mamanya buat tetep deketin aku, malah mamanya bisa mikir lebih negatif ke aku. Berantakan rencana aku buat ngambil hati mamanya pelan pelan.
Lagian aku masih pacarnya, nggak seharusnya dia keras sama mamanya buat aku. Harusnya orangtua jadi prioritas diatas pacar (orang yg baru deket). Sampai sekarang aku masih ngerasa bersalah.
Walaupun waktu itu aku sayang sama dia tapi apa yg dia perbuat bikin aku ragu untuk berhubungan lebih lanjut. Bukan cuma karna mamanya tp juga sikapnya yg menurut aku belum bisa nentuin prioritas.
@ratipramita

Shaa1102 May 28, 2013 at 9:07 AM

Tweet: https://twitter.com/shaa1102/status/339194391442907137

Mungkin ini sebelumnya akan jadi ajang curcol :D
Kisah ini sudah terjadi bertahun-tahun silam tapi masih sangat membekas lah, yah berati sekarang udah bukan pasangan lagi. Yap, mantan pasangan :p
Dulu aku punya pacar, yah selama beberapa bulan hubungan kami adem ayem aja, bahkan terlalu datar.
Dan di satu pihak, aku masih memiliki perasaan sama orang lain.
Di satu sisi aku merasa bersalah banget sama pasanganku ini, dia orangnya baik menurutku waktu itu. Aku telat janjian dia nggak marah, dia jemput tapi aku malah main sama teman dia juga nggak marah.
Namun aku sudah nggak tahan sama hubungan ini dan merasa bersalah ama dia karena masih suka sama orang lain, jadi aku putuskan untuk mengakhiri hubungan ini.
Selama beberapa hari dia sering sms atau telpon tapi aku abaikan.
Aku merasa sangat bersalah pokoknya sama dia.
Suatu hari aku pergi ke pusat perbelanjaan di kotaku, aku nongkrong di lantai teratas jadi bisa lihat keadaan di lantai bawah, dan aku melihat mantanku ini dari lantai atas tapi dia nggak melihat aku, dan dia udah jalan sama cewek lain.
Padahal ini masih jarak satu minggu setelah putus, hmmmm...
Yah aku positif thinking aja lah, mungkin dia udah nemuin pengganti aku.
Dan setengah tahun kemudian, aku dikasih tahu sama sahabatku kalau ternyata dulu sewaktu aku pacaran sama mantanku ini, aku ternyata adalah pacar keduanya alias selingkuhannya. Dan aku nggak tahu kalau sewaktu dia pacaran sama aku ternyata dia udah punya pacar !!!!
Errrrgh,,,,makannya satu minggu putus udah punya gandengan baru. Ternyata....
Sahabatku ini tahu karena dia punya teman yang dekat sama mantanku ini.
Itulah kesalahan terbesarnya dia, sia-sia aja rasa bersalahku :/
Dan aku baru tahu kenyataan itu setengah tahun kemudian.

Twitter: @shaa1102

A.S. Dewi May 28, 2013 at 9:28 AM
This comment has been removed by the author.
A.S. Dewi May 28, 2013 at 9:34 AM

Waduh...apa ya, mas Ijul?
Sebenernya pengen jawab : "aku gak bisa maafin dia yang sok heroik menolong orang menyebabkan dia kecelakaan hingga terenggut dariku", tapi kayaknya bukan jawaban yang tepat X)
Bingung juga mo jawab apa, soalnya aku bisa aja sih maafin kesalahan-kesalahan dia yang lain.

Well...not that these ever happened, but I think cheating and violence (including hitting) is my limit.

@asdewi


https://twitter.com/asdewi/status/339199412213526528

rahmatul ulfa May 28, 2013 at 9:46 AM

Kesalahan yang sulit dimaafkan itu banyak. Tapi diantara segitu banyaknya, menurut aku yang paling fatal itu pengkhianatan. Karena langsung menyangkut dengan kepercayaan yang udah diberikan.

Kepercayaan itu layaknya seperti barang pecah belah. Harus dijaga dengan baik dan hati-hati banget. Sekalinya jatuh, pecah, hancur. Ga akan pernah sama lagi dengan sebelumnya. Meskipun udah direkatkan dengan lem yang paling baik sekalipun.

Gitu juga dengan kepercayaan. Pada akhirnya, mungkin bisa dimaafkan tapi yang pasti, ga akan mungkin dilupakan kecuali terkena alzhaimer atau amnesia.

Kalo kepercayaan aja udah retak, gimana bisa menjalani hubungan dengan baik ke depannya? Pasti bentar-bentar curigaan. Dikit-dikit insecure. Bukan tanpa alasan, tapi karena ingat hal di masa lalu. Mungkin akan berbeda ceritanya dengan orang baru. Seperti membeli barang pecah belah baru mungkin? Yaa walaupun ga semudah itu juga.

Aaakkk.. Aku bikin narasi sendiri di sini. Maafkan aku mas ijul buat koment yang terlalu panjang ini hehe.

Twitter: @angelvha

rahmatul ulfa May 28, 2013 at 9:48 AM

Kesalahan yang sulit dimaafkan itu banyak. Tapi diantara segitu banyaknya, menurut aku yang paling fatal itu pengkhianatan. Karena langsung menyangkut dengan kepercayaan yang udah diberikan.

Kepercayaan itu layaknya seperti barang pecah belah. Harus dijaga dengan baik dan hati-hati banget. Sekalinya jatuh, pecah, hancur. Ga akan pernah sama lagi dengan sebelumnya. Meskipun udah direkatkan dengan lem yang paling baik sekalipun.

Gitu juga dengan kepercayaan. Pada akhirnya, mungkin bisa dimaafkan tapi yang pasti, ga akan mungkin dilupakan kecuali terkena alzhaimer atau amnesia.

Kalo kepercayaan aja udah retak, gimana bisa menjalani hubungan dengan baik ke depannya? Pasti bentar-bentar curigaan. Dikit-dikit insecure. Bukan tanpa alasan, tapi karena ingat hal di masa lalu. Mungkin akan berbeda ceritanya dengan orang baru. Seperti membeli barang pecah belah baru mungkin? Yaa walaupun ga semudah itu juga.

Aaakkk.. Aku bikin narasi sendiri di sini. Maafkan aku mas ijul buat koment yang terlalu panjang ini hehe.

Twitter: @angelvha

Fhily Anastasya May 28, 2013 at 9:55 AM

Kesalahan yang paling sulit untuk dimaafkan adalah jika pasangan menghancurkan sebuah "kepercayaan" yang telah diberikan. Mengapa? Karena bagi saya kepercayaan itu penting dalam sebuah hubungan. Sekali dihancurkan itu susah untuk dikembalikan lagi seperti semula.

https://twitter.com/AnastasyaFhily/status/339212660262445057

@AnastasyaFhily

non inge May 28, 2013 at 10:19 AM

Kesalahan yang paling sulit di maafkan ituuuu : selingkuh, ada yang pernah bilang kalau selingkuh itu seperti penyakit yang suka kambuhan. Jadi ada kemungkinan untuk dapat terulang lagi. Iiiih sekali diselingkuhin aja g enak, masa' mau ambil resiko untuk kedua kali. ya gak... ya gak... :p

oia satu lagi, kalau masih pacaran aja suka "main tangan" duuuuh... status masih pacar masa' udah suka mukul, bisa jd samsak tinju ntar pas udah nikah... jangan sampe deeeeh :(

@noninge

Anonymous May 28, 2013 at 10:22 AM

Menurut aku, kesalahan pasangan yang paling gak bisa dimaafin adalah berbohong. Soalnya kalo pasangan mulai berbohong, ga ada satupun dari ucapan dia yang bisa aku percaya lagi. Biasanya juga berbohong itu berlanjut ke kesalahan-kesalahan lain yang lebih parah kayak selingkuh. Kejujuran itu adalah hal yang paling penting buat aku. Kalo dia ga bisa jujur untuk hal yang simpel, dia juga gak akan bisa dipercaya untuk hal sekecil apapun.

Sheilla Verisha
@iamsheilla

Anonymous May 28, 2013 at 10:42 AM

Dia yang berkhianat. Dia pernah janji nggak akan deketin cewek itu lagi, eh tapi nyatanya dia tetep deket malah sampe di anter pulang. Euh! Kesel! tapi yaaaa.. namanya sayang, sesakit apa pun pasti di maafin. Tapi, aku sadar kok, cinta bukan tentang rasa tp juga tentang logika. Ngerasa rugi pernah di mainin sm orang yang begitu. :)))

@tasyaelba

Roselynn Sudarsono May 28, 2013 at 10:45 AM

Buatku, meski aku blm prnh pny pasangan hingga saat ini, namun aku pernah melakukan 1 kesalahan ke org yg mestinya bakalan jd pasanganku. Saat itu aku merasa 'kecil' n aku minder, tdk sanggup utk menyuarakan apa yg ada d dlm pikiranku utk dia hingga akhirnya kt berpisah gt aja, tnp kata", hny lwt tatapan n dr tatapan itu kt seakan" tau bahwa kt pny perasaan yg sama, yg tak tersampaikan. Dan hingga saat ini tidak pernah lg, meski hanya sekaliiii aja, gak prnh lg berhubungan. Apalagi dia udah nun jauh d amerika :')
Mestinya aku bs menyuarakan perasaanku itu, plg tdk misalnya tdk berbalas pun aku tdk merasa ada ganjalan yg masi "nyangkut" hingga skrg...


Roselynn
@msrosiee09
my_dear_fantasia@hotmail.com

Novi Ayuningsih May 28, 2013 at 10:48 AM

Kesalahan pasangan yg paling sulit dimaafin bagiku yaitu ketika dia mulai gak jujur. Kita tahu kalau dasar suatu hubungan itu dari sebuah kejujuran, baik jujur terhadap diri sendiri maupun jujur terhadap pasangan kita. Jika dari awal kita sudah tidak jujur dengan dengan hubungan kita lalu bagaimana hubungan kita kedepannya?

Novi Ayuningsih
@noviayun94

GI_kirin May 28, 2013 at 11:08 AM

Belum punya pasangan sih. Tapi kalo punya, tentu jawaban saya adalah..

Selingkuh! Its a Big No!

Alasannya? Tanpa alasan pun itu adalah sesuatu yg salah.

@GI_kirin

Anonymous May 28, 2013 at 11:08 AM

Ini sih jatohnya bakalan jadi curcol hehehe
Kesalahan terbesar yang dilakukan pasangan (oke sekarang mungkin mantan :p) saya yang ga bisa dimaafin itu, ga datang ke tempat saya nunggu dia. Padahal saya sengaja datang dari luar kota dan jelas-jelas dia tahu kalau saya mau datang dan minta dijemput karena saya tidak terlalu hafal jalanan di kota itu. Dia ngebiarin saya nunggu dari sore sampai malam dan ga ngasih kabar sama sekali. Tempatnya cukup rawan untuk ukuran cewek kaya saya. Sampai akhirnya saya memutuskan buat balik lagi aja karena ga ada tanda-tanda dia bakal dateng. Dan ampe sekarang itu jadi satu-satunya kesalahan orang yang ga bisa saya maafin.
Tuh kan jadi curcol :p

Twitter: __chopstick

Cynthia Sunyono May 28, 2013 at 11:15 AM

Sok ngatur, ughhh paling sebal kalo pacaran sama org kayak gtu. Baru juga pacaran udah "dikekang". Sama satu lagi, ngebanding-bandingin aku dengan mantan pacarnya. Sorry but we are the different person. :p
Twitter : @cyn_chyn

Rizka T. Ernawati May 28, 2013 at 11:37 AM

Selingkuh. Tindakan yang paling ngk bisa dimaafin. Sini udah dibela - belain setia sama dia, nurut apa yang dia minta eh malah ditinggal selingkuh.

Twitter : @titirizka

bugot May 28, 2013 at 11:44 AM

Paling males deh pas dia bilang, "kenapa sih kamu gak bisa gini-gini kayak si anu..." Bukannya gak bisa nerima kritikan mas ijul, cuma paling gak nyaman aja kalau dibanding-bandingin gitu. Kalau emang da yang kurang di aku just mention, gitu aja, gak usah dibanding-bandingin. Eh, koq malah ngeyel di sini yah. Hehe, sorry,... Tapi kayaknya sekarang dia udah gak berani lagi :D
@harovansi

Orinthia Lee May 28, 2013 at 11:52 AM

Susah banget maafin ketika mantan saat sedang pacaran denganku dia PDKT dengan banyak cewek lain dan senjatanya buat PDKT itu adalah mengarang-ngarang cerita buruk tentang aku. Susah buat maafin orang seperti dia, apalagi setelah tau mantan-mantannya yang lain pun senasib denganku. Mudah-mudahan nggak akan ketemu cowok seperti dia lagi di masa depan. Amin :))

Twitter: @orinthialee

aqua.illution May 28, 2013 at 11:52 AM

Dibandingkan selingkuh (dan aku pernah merasakannya, kok), aku lebih sakit hati saat ia membandingkanku dg ibunya. Hey, I can't be your mum! Aku kan punya pribadi sendiri, punya nilai sendiri. Segala kekuranganku melekat bersama kelebihanku. Aku tdk masalah berubah menjadi pribadi yg lebih baik, tp kalau disuruh menjadi pribadi yg lain? No way.

@esvandiarisant

repaprie May 28, 2013 at 12:03 PM

Kesalahan yang pernah diperbuat pasangan (mantan) saya?
He gave me all the sweets in the whole world. He said I was beautiful, he gave a song, I was the one who would make him happy, ... in short: I was his everything. Then we broke up. In the middle of 'getting back together'... he passed away. Move on after everything sweets he gave me, whilst other men busy cheating on their women? It's definitely hard. He was wrong to give me those all, dont you think? Because no matter what, he can never take it back.

@repaprie

rani May 28, 2013 at 12:16 PM

selingkuh dan main tangan,2 ini yang paling gak bisa aku tolerir sama sekali, buat aku kalo pasangan kita udah ngelakuin 2 hal ini ke kita, maka gak ada alasan lagi untuk mempertahankan suatu hubungan, apalagi kalau sudah ngelakuinnya berkali-kali.

twitter : @raaiyni

Indah Stewart May 28, 2013 at 12:39 PM

aku minjem blog orang dlu buat pake koment...

kesalahan yang paling gak bisa aku maafin kalau mata dan tangannya udah kemana-mana, terus kalau udah main teriak sama mukul aku, dan yang paling fatal kalau dia udah hamilin anak orang. itu lah jawabanku

@indah_myumph

Nike May 28, 2013 at 12:42 PM

Sebenernya gak baik menyimpan kekesalan, kemarahan apalagi gak mau maafin.

Suami milih gak pake cincin kawin, disimpen aja gitu dengan alasan gak boleh pake cincin emas :D

Itu sih sebenernya udah dimaafin, cuma berasa gimana aja gitu ya... :)

@dreeva

Nana May 28, 2013 at 12:43 PM

Ini sih bukan pengalamanku. Tapi aku punya teman yang pacarnya hobi banget ngerendahin dia dan bahkan suka nyakitin secara fisik. Kalau ngomong, cowoknya pasti suka ngomong gini ke ceweknya: "elo tuh bego, ga bakal ngerti hal-hal kayak gini" or "kamu gendut banget kayak b&^i" padahal temenku itu kurus ceking banget. Bukan cuma langsung ke ceweknya, si cowok ini jg suka ngomongin hal jelek tentang ceweknya ke orang lain. Si cowok ini nggak mukul temenku, tapi dia suka memegang tangan temenku terlalu keras atau nyubit sampe temenku kesakitan. Alasannya karena gemas.
Temenku sih sabar aja, malah setelah sempet putus mereka malah pacaran lagi sekarang. Tapi kalau aku diperlakukan kayak gitu, rasanya aku bakal langsung ninggalin cowok itu dan gak bakal maafin dia. Tindakan kayak gitu merendahkan banget dan merusak kepercayaan diri pasangan, padahal katanya sayang..

Twitter: @_marsh113_

ReadingWalk Book Rental May 28, 2013 at 1:09 PM
This comment has been removed by the author.
Maya Floria Yasmin May 28, 2013 at 1:16 PM

Hmmm.. pasangan ya?? sekarang sih Alhamdulillah lagi jomblo :D
Kalau kesalahan mantan yang susah banget aku maafin adalah, ketika dia tidak mau mengakui aku sebagai pacarnya dihadapan teman-temannya. Aduh, apalagi nggak ngakunya itu di jejaring sosial.. sakiit booo. Suka kesal sendiri kalau mengingat kejadian ini. Sekarang kalau dia menghubungi aku (biasanya sih lewat sms) pasti aku cuekin, sambil dalam hati ngomong "siapa eloooh" wkwkw. Beruntung banget lah bisa putus dari orang kayak dia *jurus naga nyemburin api

@myfloya

Fitria Mayrani May 28, 2013 at 1:54 PM

Kesalahan (mantan) pasangan yang sulit aku maafkan adalah karena dia ngerampok duitku Bang (selain ngerampok hati tentunya) :D

Kala itu kami masih sama2 jadi mahasiswa. Tapi dia sendiri punya side job di EO dan juga sbg penyiar radio. Dia ini orangnya boros, belum tengah bulan duit gajinya udah abis. Akibatnya, aku yang nanggung makan siangnya di kantin, ngisiin pulsa dia utk kami komunikasi, ngongkosin dia utk transportasi ke kampus. Malah pernah dia minjem duit aku untuk memenuhi kebutuhan dia sehari2. Ketika kencan pun, aku beberapa kali bayarin makan. Pernah suatu kali kami makan dia yang bayar tapi pas kelar makan, dia minta ganti duit makan tadi dgn alesan dia udah gak punya duit lagi. Aku gak tahan pacaran sama dia, gak lama dari situ aku putusin dia. Aku khawatir kalo hubungan ini diterusin, malah akan semakin merugikan salah satu pihak. Model lelaki macam ini bukanlah lelaki yang bertanggung jawab. Aku aja masih minta ortu, masa iya sih aku juga harus ngidupin dia?

Fitria Mayrani
@mayranee

Ifnur Hikmah (iiph che) May 28, 2013 at 3:01 PM

Kesalahan terbesar yang pernah dibuat mantanku: rasa rendah dirinya yang kelewatan and in the end bikin dia jadi annoying.
Dia mantan waktu SMA. Memang, dari segi akademis gue jauh di atas dia but it doesn't matter. Puncaknya ketika mulai membahas pilihan kuliah dan gue dengan lantang bilang mau masuk UI. Mulai deh dia jadi annoying karena terus-terusan ngomong dia nggak akan bisa masuk UI dan gue egois karena nggak mau kuliah di tempat yang sama bareng dia. Come on. Masih SMA gitu. Gue nggak sebodoh itu mau melepas impian gue dengan mengikuti dia. Never. Dan akhirnya kita sering berantem tiap kali di sekolah ada bimbingan belajar tambahan. Dia ngerasa nggak pede karena bukanlah tipikal straight A student tapi bukannya berjuang malah narik-narik gue buat ngalah. Akhirnya kita putus begitu pengumuman SPMB keluar dan gue lulus UI sementara dia nggak.

Ifnur Hikmah
@iiphche

asrina May 28, 2013 at 3:33 PM

kesalahan pasangan yang paling tidak bisa aku maafkan itu sudah pasti karena di kagak muncul-muncul ampe sekarang.
aku mesti nunggu kapan lagi biar dia dateng?
perlu pake sajen kah? hello, the time ticking neh --"

@asnwords

desty May 28, 2013 at 4:31 PM

Kesalahan (mantan)pasangan yang tidak bisa dimaafkan adalah sering berbohong. Meski alasannya (katanya) untuk kebaikanku,tapi paling ga terima kalau dibohongi. Dasar suatu hubungan kan kejujuran ya.. Kalau sudah ga jujur ngapain diteruskan?

@destinugrainy

Anonymous May 28, 2013 at 6:08 PM

kesalahan pasangan tidak bisa dimaafkan? memulai rasa dan menghakhirinya begitu saja. kalo dari awal ga bisa, mending jangan mulai. itu kesalahan pertama yang menyebabkan kesalahan kesalahan berikutnya tetapi itu kesalahan yang indah sih, bisa menghasilkan kenangan yang menyenangkan juga menyakitkan.

@annisaep

Peri Hutan May 28, 2013 at 6:35 PM

ehmmm, kalau aku belum pernah pacaran gimana jawabnya ya *batuk berlian*

Tapiiii, ada dua hal yang nggak akan pernah saya maafkan jika pasangan saya melakukan kesalahan *edisi kejam*:
1. KDRT
2. Selingkuh
udah dua itu merupakan hal yang sangat amat fatal, udah nggak termaafkan karena nggak melukai secara fisik tapi juga batin, di mana sembuhnya memerlukan waktu yang sangat lama, bahkan sulit, akan selalu terbayang dan menjadi kenangan yang pahit.

Peri Hutan May 28, 2013 at 6:36 PM

sorryyyyy, saking semangat jawabnya lupa nyantumin identitas :p

@peri_hutan ^^

Peri Hutan May 28, 2013 at 6:41 PM

ehmmm, kalau aku belum pernah pacaran gimana jawabnya ya *batuk berlian*

Tapiiii, ada dua hal yang nggak akan pernah saya maafkan jika pasangan saya melakukan kesalahan *edisi kejam*:
1. KDRT
2. Selingkuh
udah, dua itu merupakan hal yang sangat amat fatal, udah nggak termaafkan karena tidak hanya melukai secara fisik tapi juga batin, di mana sembuhnya memerlukan waktu yang sangat lama, bahkan sulit, akan selalu terbayang dan menjadi kenangan yang pahit.

@peri_hutan

ps: bisa tolong hapus dua pesan di atas, mas Ijul? diksinya amburadul :))

kiralover May 28, 2013 at 6:53 PM

karena berhubung sampai sekarang belum pernah punya pasangan dalam konteks sebagai pacar jawabanku ini mungkin yang akan terjadi di masa yang akan datang *alay banget bahasanya* :P :D

aku bakalan sangat sulit buat maafin pasanganku kalau dia sudah mulai tidak jujur padaku, karena fondasi terkuat dari suatu hubungan adalah kejujuran.. saat kejujuran sudah menghilang dari suatu hubungan banyak masalah yang akan timbul yang paling besar adalah menghilangnya rasa percaya.. jujur untuk aku pribadi sekali aku dibohongi biasanyha sangat sulit bagiku untuk mempercayai orang itu lagi...
jadi hal yang paling sulit aku maafkan dari pasanganku adalah saat dia berbohong atau tidak jujur...

twitter: @yuutri

luckty May 28, 2013 at 7:04 PM

“Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, nah buat kamu, kesalahan apa yang diperbuat oleh pasanganmu yang rasa-rasanya sulit kamu maafkan. Mengapa?”

--> Ketika pasangan kita tidak mau mengakui keadaan kita, mendikte kita untuk menjadi 'orang lain', harusnya yang namanya berpasangan itu saling menerima keadaan tidak hanya kelebihannya saja, tapi kekurangannya juga.

Jadi keinget kalimat di novel The Devil in Black Jeans:
“Kamu nggak perlu siapa pun untuk mengubah apa-apa dari diri kamu.”

Keinget juga di film Test Pack,
"Apa adanya kamu sudah melengkapi hidup saya."

*merapal jampi-jampi buntelan :D

Luckty Giyan Sukarno
@lucktygs
http://luckty.wordpress.com

Yustie Amanda May 28, 2013 at 7:12 PM

belum pernah pacaran-_- tapi sepertinya kdrt, dia sering gak pernah ada saat kita butuh, ngekang, sok ngatur. masih bisa dimaafin itu sebenernya, kita cuma harus bilang ke dia dulu untuk introspeksi, tapi kalau dia udah gak denger dan KESALAHAN ITU TERULANG, itu baru tak termaafkan! hehe emosi maap._.

Yustie Amanda May 28, 2013 at 7:13 PM

ketinggalan identitas maap,
yustieamanda@gmail.com
@yyyustie

Dheril Sofia May 28, 2013 at 8:11 PM

Saya seakan tak bisa sepenuhnya menyebut apa yang dia (mantan) lakukan sebagai sebuah kesalahan atau tidak--karena hal ini tidak bisa dipaksakan--tapi it does not feel right, ketika minta jadian dia masih punya perasaan dengan mantannya. Ketika itu saya menerima dengan lapang dada, bahwa dia belum bisa sepenuhnya melupakan perempuan itu. Saya mencoba bersikap legowo dengan menerima dia apa adanya termasuk kenyataan bahwa dia tidak bisa terlepas dengan bayang-bayang orang lain. Dan seiring berjalannya waktu setelah semua yang saya lakukan demi mengisi hari-harinya agar tidak kelabu lagi, usaha saya untuk mewarnai hari-harinya seakan berbuah lukisan abu-abu. Dia tetap saja begitu. Saya menerimanya dengan sepenuh hati, tapi yang tidak bisa saya maafkan adalah Dia tidak ingin berjuang lebih keras untuk bertahan sementara dia pernah bilang "Aku tidak ingin kehilangan orang yang mencintaiku," Egois? Ya, begitulah. Yang tidak bisa saya maafkan adalah, dia tidak benar-benar berusaha agar tidak kehilangan orang yang mencintainya. I'm right in front of his eyes, hands open, heart is ready for whoever he is but he keeps on looking for what I call nothing.

Hehe maaf jadi curcol deh.. :p
https://twitter.com/sofiadhe/status/339368096852754434
@sofiadhe (dherilsofia@gmail.com)

Dian S. Putu Amijaya May 28, 2013 at 8:51 PM

Twitter : @dianputuamijaya

Dua kesalahan yang tak termaafkan. "Selingkuh dan Kekerasan".

Selingkuh
Selingkuh berarti dia membagi hatinya yang hanya sekeping untuk lebih dari satu cinta. Dan, itu tandanya tak ada lagi hati yang utuh yang bisa kuharapkan darinya. Lalu, untuk apa lagi memberi cinta pada orang yang hanya memberikan secuil hati kepadaku? Aku lebih memilih menunggu hati lain, hati yang utuh mencintaiku.

Kekerasan.
Tujuanku menjalin sebuah hubungan adalah menemukan kehidupan yang lebih baik, kehidupan yang nyaman, penuh cinta,dan kebahagiaan. Yah, walaupun tak ada cinta yang sempurna, setidaknya nyaman itu harus ada. Tapi, saat kekerasan mulai campur tangan, berarti dia menyatakan bahwa tujuan aku dan dia sudah berbeda. Karena aku tak lagi merasakan apa yang aku ingin rasakan bersamanya.

*Hah...lap keringet!!!

:D

Astrid Narahashi May 28, 2013 at 9:07 PM

“Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, nah buat kamu, kesalahan apa yang diperbuat oleh pasanganmu yang rasa-rasanya sulit kamu maafkan. Mengapa?”

Kesalahan? Dia sering melakukan 'white lie'. Ya, kebohongan demi kebaikan orang lain dan kebanyakan demi diriku, memang. Sampai pada akhirnya kebohongan terbesar dia terungkap setelah 2 tahun kami bersama. Gila memang, entah saya yang ngga peka, atau dia yang pintar bersandiwara.

Namun pada akhirnya saya kembali memaafkan setelah dia menceritakan kebohongan kebohongan yang pernah dia lakukan, dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi :)

twitter : @achi_narahashi

Aini Savina May 28, 2013 at 9:50 PM

“Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, nah buat kamu, kesalahan apa yang diperbuat oleh pasanganmu yang rasa-rasanya sulit kamu maafkan. Mengapa?”

Selingkuh, ya. Dan KDRT secara verbal maupun non-verbal, I guess. Dimana KDRT adalah banci nomer satu dan Selingkuh adalah banci nomer dua. Dua-duanya sama-sama banci sih. Hehe. I note it in my mind since I read some @alexandrarheaw's tweet. Alias mbak Ika. :))

twitter: @vina_savina
email: ainisavina92@gmail.com

Keke May 28, 2013 at 10:06 PM

Sebenernya sih udah lamaaaa kejadiannya. Satu kesalahan mantan yang bikin sakit hati adalah selingkuh dengan sahabat saya dan kepergok pula. Sounds cliche and so sinetron, but it happened.
Dan yang bikin nyesek adalah si sahabat tersebut adalah yang mencomblangi antara saya dengan si mantan.

Seru yah? ;)

Thanks for this awesome giveaway ^^

Twitter: @yuska77
Email: miss_yuska(at)yahoo(dot)com

sasawrr May 28, 2013 at 10:09 PM

Gimana ya cara ceritain nya hehehehe, hmmm....

Jadi, waktu 2bulan pacaran *ehm* udah ada aja masalah sama mantan pacar nya pasangan ku. Sebut aja si mantan pacar nya pasangan ku adalah D. Nah si D ini gak suka aku jadian, ya wajar sih, si D ini belum bisa move on. Padahal status nya mereka udah putus. Dan si D ini sahabat deket aku juga sih, ya ada sisi lain gak rela, tapi ada sisi lain ya mau gimana lagi.

Si D ini tau aku jadian karena melihat sms aku yg romantis sm mantanya. *gak sopan banget kann dia minjem hp aku katanya buat bluetooth, eh tapi nya lihat sms???*

Terussss, lanjut nih yaa, terus si D ini minta ke aku, D 'kamu mau kan putusin dia' oh ya aku lupa, jadi pacar ku ini inisialnya G. Ya tentu aja dooong aku di sisi lain gak rela, dan di sisi lain dari pada bikin masalah. Dan disitu aku bilang aja iya. And well, akhirnya putus.

Dan yang gak habis pikirnya... Ternyata si G ku kira bakal ngelakuin apa aja buat mempertahanin, daan dia ternyata diem aja, gak ada reaksi, tega banget, ternyata dia cuman main main aja. Makanya sampe sekarang aku gak bisa lupain kejadian 4tahun yang lalu dan gak bisa maafin. Itu membayang sampe sekarang... Sempet gak bisa move on, but life is go on. :)

Info.
G: pacar.
D: sahabat aku, sekaligus mantan pacar nya G.

@sasawrr or sasasawwrr@gmail.com

unspoken May 29, 2013 at 12:23 AM

“Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, nah buat kamu, kesalahan apa yang diperbuat oleh pasanganmu yang rasa-rasanya sulit kamu maafkan. Mengapa?”

hmmm, apa ya. yg pasti sih paling ga suka sama kebohongan, krn itu akan mjdi awalan utk "kejelekan2" lainnya. sepahit-pahitnya sbuah kjujuran itu akan lbih baik kedepannya buat suatu hubungan #halah :p . makanya, paling ga bisa maafin kalo pasangan itu ga jujur sama kita..

@maristayunis

nuril lailiyah May 29, 2013 at 8:19 AM

“Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, nah buat kamu, kesalahan apa yang diperbuat oleh pasanganmu yang rasa-rasanya sulit kamu maafkan. Mengapa?”

hehe, semarah2nya saya sama pasangan, kayaknya selama ini akhirnya selalu bisa memaafkan tuh :D semoga ke depannya selalu begitu and we live happily ever after ^^

@nuril_lailiyah

Anonymous May 29, 2013 at 8:38 AM

Ada hal yang paling gak bisa dimaafin dari pasangan, yaitu saat lagi berada di posisi yang sama-sama saling nggak menguntungkan, di mana pasanganku (dulu) menginginkan agar kami segera menikah setelah dia lulus padahal aku masih kuliah dan aku adalah anak perempuan, yang ketika menikah nanti pasti harus ikut dengan suami. Saat itu aku berpikir bahwa, aku masih belum bisa membahagiakan orang tua, aku belum mapan, belum punya apa-apa, dan belum bisa memberikan apapun bagi mereka, sehingga keputusanku waktu itu adalah meminta waktu, sampai aku lulus kuliah, punya pekerjaan yang baik dan nggak bergantung pada orangtua lagi. Tapi dia nggak menerima keputusanku dan malah memutuskan hubungan secara sepihak dan parahnya menggembar-gemborkan pada teman-temannya bahwa aku yang tidak mau menerima keputusan dia, dan dia bilang aku terlalu egois, dan nggak berapa lama setelah putus, dia langsung pacaran lagi dengan salah satu teman dekatnya. Dia menganggapku seperti itu, padahal aku cuma minta waktu untuk orangtuaku, sebelum aku memberikan waktuku untuk dia sepenuhnya sebagai seorang istri, dan dia nggak menerima itu dan malah mengarang-ngarang cerita tentang aku dan mencemarkan namaku sehingga orang-orang berpikir aku yang memutuskan hubungan ini atas dasar keegoisanku, padahal nyatanya dia. Ya.. Setidaknya sekarang aku sudah mengetahui bahwa orang seperti apa dia dan bersyukur aku menolak menikah muda dengan orang yang seperti itu, dan sekarang aku sedang belajar untuk move on. Doakaan :)) *hihi, minta cowok baru dong bang Jul* #dikeplak

@assriantiaci

Risna Ristiana May 29, 2013 at 10:49 AM

@nanyanana_

kesalahan pasangan?
bukan kesalahan sih,, tapi kebiasaan,,,
yupp, aku gak suka dengan kebiasaan merokoknya,,
apalagi dulu pas kuliah,,,
sekarang sih karena udah kerja, jadi jarang,,heheh,,
bersyukur juga sih :p

TaChan May 29, 2013 at 12:40 PM
This comment has been removed by the author.
TaChan May 29, 2013 at 12:41 PM

Kesalahan pasangan yang susah untuk diabaikan adalah kurangnya kesadaran dan pengertian dari si dia. Aku nggak pernah mempermasalahkan pasanganku untuk berteman dengan cewek lain, kenapa harus dibatasi, toh aku juga punya banyak teman cowok.
Nah, sayangnya biasanya pasangan yang dikasih kebebasan seperti ini malah ngelunjak. Yang flirting sama cewek lain atau apalah, apalagi flirting ke temanku sendiri. Ya ampun, gimana sih rasanya itu. Berteman ya berteman, bercanda ya bercanda sewajarnya, nggak usah ada acara menggoda-goda cewek lain. Tambah bikin jengkel lagi kalau dia mencak-mencak ngamuk cuma gara-gara aku ngerjain tugas kelompok sama teman cowok.

@Takinchi

Nurul_ulun Lee May 29, 2013 at 3:32 PM

Kesalahan pasangan yaaa... belum disebut pasangan sebenarnya karena waktu itu masih dalam tahap PDKT dan ada satu kesalahan dia yang pada akhirnya ngebuat aku ga bisa sama dia yaituuu jeng jeng jeng jeeeeeeng.. dia ga suka aku baca novel, parahnya dia bilang 'kalo baca yang begituan itu bisa buat kita berimajinasi yang tidak-tidak dan buat otak mati'
WHAT??? berani banget dia. Belum apa-apa aja dia udah berani bilang gitu gimana kalo udah jadi. Aku cinta novel, mana bisa pacaran sama orang yang berpikiran seperti itu tentang novel.
Jadiii yaaa dia aku tolak, min, mentah-mentah xp


@nurulaini_lee

Asti Mahardika May 29, 2013 at 4:13 PM

Oke, kesalahan pasangan yang tak terlupakan ya?
Selingkuh :D Begini ceritanya:
Kejadian ini terjadi sekitar 3 bulan yang lalu. Kami, aku dan sebut saja dia A baru saja putus. Tepat bulan Februari tanggal 23 seharusnya kami anniversary ke 3. Tapi, belum sampai tanggal itu, kami putus. Kami pacaran sejak kelas 3 SMP, tapi SMA nya beda. Setahun pacaran beda sekolah awalnya berat buat aku sama A tapi tetap kami nikmati. Jujur, aku sangat percaya sama A. Tapi awal februari bulan lalu, tiba2 aku dapet surat kaleng yang isinya nyeritain apa yang dilakuin A sama seorang cewek di SMAnya. Surat itu bilang, A sekarang tengah menjalin hubungan dengan K. Aku sama sekali nggak percaya sama surat itu, karena hanya selang beberapa jam sebelumnya aku baru pergi sama dia. Dan selama ini, sama sekali nggak ada hal mencurigakan yg dia lakuin waktu sama aku. Dari situ, aku langsung minta penjelasan dari A. Dan, ternyata itu memang benar. Jujur aku masih sayang, tapi aku pikir semua itu terlalu sulit buat aku, jadi aku putusin si A. Si A nggak mau dan bahkan A bilang sama aku, si K bersedia jadi pacar keduanya A. Dan sekarang, mereka hidup bahagia, tanpa aku :)

Selingkuh itu akan bermanfaat buat si pelaku, tapi buat yang diselingkuhi, sakitnya bakal membekas selamanya loh. Jadi, yang mau selingkuh pikir ulang dulu ya. Hehe

@AstiMahardikaa

nabila clarisa May 29, 2013 at 5:01 PM

KESALAHAN YANG TAK TERMAAFKAN DARI PASANGAN BILA DIA SELINGKUH DAN BERBOHONG KARENA AKAN MUNGKIN TERULANG UNTUK KEDUA KALINYA

@Clarisa_Nabila

si-wel May 29, 2013 at 5:06 PM

kalo gw sih kesalahan pasangan yg susah dimaafin itu dia yg gak bisa menghargai orang lain, jadi pernah bikin gambar buat dia, gak bilang makasih malah dijelek-jelekin, pernah juga waktu main ke rumahnya malah disuruh pulang, padahal kita beda kota, dan itulah sebabnya gw ninggalin dia. alhamdulliah masih jomblo sampai sekarang. #sekalianpromo #gakdapetnovel #dapetjodohjugagapapa #mabokhastag
@si_wel

Anonymous May 29, 2013 at 7:35 PM

kesalahan apa yang diperbuat oleh pasanganmu yang rasa-rasanya sulit kamu maafkan. Mengapa?
Kesalahan yg sulit bangat aku maafkan adalah penghianatan nya (mantan pacarku) dia menjanjikan/merencanakan akan menikah dgn aku tetapi sebelum itu terwujud dia menghianati aku dengan selingkuh dengan cewek lain yg mana cewek itu adalah teman lamanya. kesalahn yg sangat susah aku maafkan .
@UliKerenza

Sabariah Riah May 29, 2013 at 7:47 PM

“Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, nah buat kamu, kesalahan apa yang diperbuat oleh pasanganmu yang rasa-rasanya sulit kamu maafkan. Mengapa?”

--> Berhubung saya belum punya pasangan min, dan saya ingin banget sama buku ini, jadi saya mengkhayal 'kesalahan apa yang diperbuat oleh pasangan yang rasa-rasanya sulit dimaafkan.'
Apa ya? Mungkin selingkuh. Abisnya kalau dia memang cinta sama saya kenapa wajahnya berpaling dari saya? Berarti menandakan dia udah membagi hatinya buat orang lain. Atau kesalahan dari diri saya sendiri yang membuatnya selingkuh.

@cabbyy_

Alexaaxoxo May 29, 2013 at 8:19 PM

saat dia masih inget mantannya :s dan si mantan kegatelan tapi dianya tetep ngeladenin aja... trus dianya masih sering cerita tentang mantannya.... erggghhh wkwkwk nyebelin pengen tak jotos aja rasanya :v

@meliarawr

Muhammad Rasyid Ridho May 3, 2014 at 1:18 AM

salam kenal mas Ijul, saya juga ngeresensi novel ini :)

http://ridhodanbukunya.wordpress.com/2014/05/02/restart/

Post a Comment